@RADIO DJATI FM

Banda Aceh, Djatifm.com

Dalam rangka memaksimalkan penerimaan Pajak,  Direktorat Jenderal Pajak Aceh merencanakan akan meningkatkan pengawasan potensi Pajak di Wilayah Aceh, khususnya kepada Bendaharawan yang merupakan andalan penerimaan pajak Aceh.   Demikian disampaikan oleh Mukhtar, S.H, M.M, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Aceh yang baru dilantik pada 31 Oktober yang lalu.

“Mungkin dari tingkat pengawasan, kita akan tingkatkan lagi pengawasan.  Trus, penelitian ke depan untuk membuktikan apakah memang bendaharawan ini masih banyak atau tidak dana-dana nya masih belum dilakukan penyetoran,” kata  Mukhtar usai acara Temu Pamit Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Aceh di Hermes Palace Hotel Banda Aceh pada 3 November 2011.

Mukhtar mengatakan saat ini pencapaian Penerimaaan pajak sebesar 55 persen dari 3,9 Triliun lebih yang ditargetkan Direktorat Jenderal Pajak Pusat.  Berarti ada sekitar 45 persen penerimaan pajak yang harus dicapai dalam dua bulan terakhir sebelum akhir tahun pajak 2011.   Untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam waktu yang cukup singkat ini, Direktorat Jenderal Pajak Aceh sangat mengharapkan kerjasama dari seluruh masyarakat.

“Kalau penerimaan pajaknya bagus, otomatis kan akan kembali ke masyarakat juga.  Dalam bentuk fasilitas umum, pembangungan, dan sebagainya, yang ujung-ujungnya juga akan mensejahterakan rakyat.  Harapan kita semua pihak mendukung untuk pengamanan penerimaan ini,” harap Mukhtar.

Selain peningkatan pengawasan, sosialisasi kepada masyarakat juga akan dilakukan, khususnya untuk mengubah pandangan masyarakat Aceh yang selama ini menganggap bahwa pajak bukanlah kewajiban umat muslim, seperti kewajiban membayar zakat pada umumnya.

(EBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*